Minggu, 06 Agustus 2023

Variabel Interval Contoh

Variabel interval adalah jenis jadwal penguatan yang digunakan dalam kondisi operan klasik dalam psikologi dan ilmu perilaku. Jadwal penguatan variabel interval memberikan penguatan secara acak dan tidak terduga setelah waktu yang telah ditentukan.

Dalam variabel interval, penguatan diberikan setelah waktu tertentu yang tidak pasti, tetapi rata-rata jangka waktu antara penguatan tetap konstan. Contohnya, jika seekor tikus diberi makan setelah 10 detik pada awal percobaan, ia mungkin diberi makan setelah 5 detik pada sesi berikutnya, kemudian setelah 15 detik pada sesi ketiga.

Ini berbeda dengan jadwal penguatan tetap, di mana penguatan diberikan setiap kali perilaku muncul atau setelah jumlah tertentu perilaku terjadi. Dalam jadwal penguatan tetap, jangka waktu antara penguatan selalu tetap konstan.

Kelebihan dari jadwal penguatan variabel interval adalah bahwa itu dapat mempertahankan tingkat respons yang tinggi dalam perilaku. Karena penguatan diberikan secara acak dan tidak terduga, hewan cenderung terus melakukan perilaku yang diinginkan untuk jangka waktu yang lebih lama.

Sebagai contoh, dalam suatu studi, seekor tikus diberi penguatan dengan jadwal penguatan variabel interval untuk menjaga tingkat aktivitas roda. Setiap kali tikus berjalan di roda selama 30 detik, ia mendapatkan penguatan secara acak setiap 5-10 menit. Dalam studi tersebut, diketahui bahwa tikus tetap aktif di roda selama jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan tikus yang diberi penguatan tetap pada interval waktu yang sama.

Namun, jadwal penguatan variabel interval juga memiliki kelemahan. Karena penguatan diberikan secara acak, perilaku yang tidak diinginkan juga dapat terpenguat dan tetap bertahan. Sebagai contoh, dalam kasus tikus di atas, jika tikus yang tidak diberi penguatan acak tetap berjalan di roda, tikus itu juga akan terpenguat dan tetap aktif dalam perilaku yang mungkin tidak diinginkan.

jadwal penguatan variabel interval juga dapat menghasilkan kecenderungan untuk memicu perilaku yang mengalami penguatan secara acak, bahkan ketika tidak ada kebutuhan atau manfaat dari perilaku tersebut. Sebagai contoh, seekor tikus mungkin terus berjalan di roda meskipun tubuhnya sudah lelah dan kinerja tubuhnya menurun karena perilaku itu masih terpenguat secara acak.

Dalam variabel interval adalah jadwal penguatan yang digunakan dalam kondisi operan klasik dalam psikologi dan ilmu perilaku. Jadwal penguatan ini memberikan penguatan secara acak dan tidak terduga setelah waktu yang telah ditentukan. Variabel interval dapat mempertahankan tingkat respons yang tinggi dalam perilaku, tetapi juga memiliki kelemahan dalam mempertahankan perilaku yang tidak diing